Wednesday, April 6, 2016

Panduan Kebutuhan Kalsium Harian untuk Kesehatan Tulang

Seringkali, kita merasa ragu apakah kebutuhan kalsium dalam tubuh kita sudah terpenuhi melalui makanan kita. Kalsium merupakan salah satu gizi yang sangat penting untuk menjaga kesehatan dan kekuatan tulang dan gigi. Konsumsi kalsium yang tepat dapat memperlambat pengeroposan tulang ketika memasuki masa menopause. Sehingga, mengonsumsi makanan atau suplemen kalsium sesuai dengan kebutuhan.

Kebutuhan kalsium untuk masing-masing orang berbeda. Tidak setiap orang mengetahui seberapa besar kalsium yang mereka butuhkan, khususnya para remaja dan perempuan dewasa. Pasalnya, remaja dan perempuan dewasa cenderung memiliki kebutuhan kalsium lebih besar dibanding laki-laki. Meskipun demikian, jumlah kebutuhan kalsium pada tiap orang berbeda untuk masing-masing usia. Rata-rata, kalsium dibutuhkan lebih banyak oleh orang-orang yang telah memasuki masa menopause.

Panduan Kebutuhan Kalsium Harian

Penjelasan Kebutuhan Kalsium Harian untuk Kesehatan

Hal yang menjadi pertanyaan adalah seberapa besar jumlah kebutuhan kalsium untuk rentan usia tertentu. Dikutip dari rekomendasi Institute of Medicine, berikut disampaikan kebutuhan kalsium untuk beberapa rentan usia:
1. 1-3 tahun : 700 mg per hari
2. 4-8 tahun : 1000 mg per hari
3. 9-18 tahun : 1.300 mg per hari
4. 19-50 tahun : 1.000 mg per hari
5. 51-70 tahun : 1.000 mg per hari untuk wanita, 1.200 mg per hari untuk pria
6. Di atas 71 tahun : 1.200 mg per hari

Berdasarkan data kebutuhan kalsium di atas dapat diketahui bahwa kebutuhan kalsium berubah seiring bertambagnya usia. Pada usia balita hingga memasuki masa remaja, kebutuhan kalsium terus meningkat. Pada rentan usia tersebut, tulang kita mengalami pertumbuhan sehingga kalsium yang dibutuhkan semakin banyak. Setelah memasuki usia dewasa, kebutuhan kalsium mulai berkurang dan meningkat kembali pada saat memasuki masa menopause.

Baca juga : 3 Hal Penting yang Dibutuhkan Kulit Setiap hari

Puncak kepadatan tulang terjadi pada usia 30 tahun. Namun, setelah memasuki masa menopause, kepadatan tulang mengalami drastis. Sehingga, pada usia pasca-remaja, kita dianjurkan untuk merawat kesehatan tulang seiring dengan mengonsumsi kalsium yang tepat takaran. Pasalnya, pada usia pasca-menopause, para wanita pada khususnya harus memperhatikan takaran kalsium yang dikonsumsi karena dapat beresiko pada kesehatan tubuh yang lain, seperti ginjal. Para wanita tidak dianjurkan untuk mengonsumsi kalsium secara berlebihan. 

Apabila kebutuhan kalsium kurang terpenuhi melalui makanan, maka kita dapat mengonsumsi suplemen kalsium.

Lihat : Beberapa Asupan Vitamin Untuk Kesehatan Kulit

Memilih kalsium yang tidak menimbulkan alergi dengan harga yang terjangkau. Konsumsi kalsium dapat menimbulkan resiko lain, terutama bagi penderita asam lambung. Konsumsi kalsium yang berlebihan dapat meningkatkan asam lambung. Resiko tersebut dapat dicegah dengan mengonsumsi suplemen dengan jenis kalsium sitrat. Sesuai dengan pernyataan Edward Puzas, direktur Ortopedic Research di University of Rochester Medical Center bahwa kalsium karbonat dapat larut dalam asam lambung. Sumber kalsium dapat diperoleh dari susu, yoghurt, keju, jus jeruk, sereal, susu kedelai, dan sayuran berupa brokoli, bayam, tahu. \

Demikian penjelasan tentang panduan cara memenuhi kebutuhan kalsium harian anda. Semoga dengan informasi diatas anda dapat memulai pola hidup sehat.