Saturday, April 15, 2017

Mata Anda Kemasukan Debu? Inilah Tips Agar Mengeluarkannya dengan Cepat

Udara di sekitar kita tidak semua bersih. Terkadang ia bercampur dengan debu dan juga partikel lainnya. Sebab udara juga telah banyak terkontaminasi. Jika tidak berhati-hati maka anda akan bisa kemasukan debu pada bagian vital seperti mata anda.

Kebiasaan kita saat mata kemasukan debu adalah langsung menggosok-gosoknya bahkan mengucek-nguceknya hingga mata memerah. Padahal dengan melakukan itu, maka sama sekali tidak membantu dalam proses mengeluarkan debu dari mata anda.

Berikut adalah beberapa tips yang mudah agar debu yang masuk ke mata anda bisa keluar dengan cepat dan juga aman.

Mengatasi Mata Dari Debu

Beriku Cara yang Aman dan Tepat Mengeluarkan Debu Pada Mata

1. Menyiram dengan air

Anda bisa menggunakan air bersih. Caranya adalah saat mata kemasukan debu, ambil segenggam air bersih dan percikan ke mata beberapa kali. Hal ini bermanfaat untuk mengeluarkan debu yang terjebak di dalam mata.

2. Berkedip

Hanya dengan cara sederhana yaitu mengedip-ngedipkan mata maka anda bisa mengatasi debu yang masuk pada mata anda. Berkediplah sebanyak mungkin hingga membuat air mata keluar. Air mata ini akan membawa debu keluar dari dalam bola mata.

3. Memutar bola mata

Cobala pula untuk memutar bola mata anda, sebab selain berkedip itu juga merupakan cara yang sangat efektif. Cobalah untuk memutar bola mata ke atas dan ke bawah atau ke kiri dan kanan. Cara ini terbilang efektif untuk mengeluarkan debu.

4. Menggunakan kapas

Anda bisa menggunakan kapas jika kamu tau posisi dimana debu tersebut berada. Segeralah mengambil kapas dan angkat kelopak matamu. Lalu perlahan singkirkan dengan kapas.

5. Menggunakan kain bersih

Basahilah kain bersih anda dan perlahan usapkan pada mata yang kemasukan debu. Namun ingat untuk pelan-pelan dan jangan sampai membuat matamu semakin memerah.
Itulah beberapa cara membersihkan debu yang masuk pada mata anda dengan cara yang berhati-hati agar menghindari mata dari infeksi akibat debu dan penanganan yang salah.